Selasa, 02 Oktober 2012

RESOLUSI JIHAD NU 1945 

PERAN POLITIK DAN MILITER NU DALAM MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN NKRI

  1. Fakta sejarah membuktikan bahwa kaum tradisionalis pesantren atau yang tergabung dalam jam'iyyah NU memiliki kesadaran nasionalisme kebangsaan lebih awal daripada kelompok organisasi lain, baik yang kedaerahan ataupun keagamaan. Sehingga ruh kebangsaan untuk membela tanah air itu tertanam kuat dalam sanubari para santri. Sikap anti penjajah NU menyebabkan antisipasinya terhadap perkembangan keadaan yang menyangkut Republik Indonesia demikian cepat. Melihat ancaman terhadap negara yang sudah menyatakan proklamasi kemerdekaannya, sudah mempunyai konstitusinya sendiri (UUD 1945, di mana NU merasa mempunyai andil dalam proses-proses perumusannya) mendorong organisasi ini pada tanggal 22 Oktober 1945 mengeluarkn sebuah Resulusi Jihad. Permasalahan yang hadir dalam penelitian ini difokuskan pada peranan Rosulusi Jihad NU, baik peran politik maupun peran militer dalam mempertahankan NKRI. Ada dua pokok permasalahan penting yang diangkat dalam penelitian ini. Pertama , faktor-faktor yang melatarbelakangi lahirnya Resolusi Jihad NU tahun 1945. Kedua, dampak dari Resolusi Jihad NU baik terhadap NKRI maupun dampak bagi NU sendiri. Dalam kaitan ini Nahdlatul Ulama mendasari dengan empat semangat: (1) ruh al-tadayun (semangat beragama yang di pahami, didalami dan diamalkan), (2) ruh al-Wathaniyah (semangat cinta tanah air), (3) ruh al-Ta'addudiyah (semangat menghormati perbedaan), dan (4) ruh al-Insaniyah (semangat kemanusiaan). Keempat semangat itu NU selalu melekat dan terlibat dalam proses perkembangan Indonesia dengan semangat kebangsaan dan keagamaan yang saling melengkapi. Pendekatan yang ditempuh dalam penelitian ini adalah pendekatan historis-sosiologis. Pendekatan historis digunakan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya peristiwa Resolusi Jihad tahun 1945 itu terjadi. Sedangkan pendekatan sosiologis bertujuan untk menemukan relevansi peristiwa Resolusi Jihad dengan fakta-fakta sosial keagamaan yang terjadi, baik dalam kehidupan internal NU ataupun kehidupan bangsa Indonesia. Berdasarkan hasil riset tersebut, terdapat penemuan data yang menunjukan bahwa Resolusi Jihad NU memiliki peran yang sangat vital dalam mempertahankan Kedaulatan NKRI yang selama beabad-abad dijajah oleh bangsa Barat dan Kafir. Resolusi tersebut adalah keputusan politik NU yang memandang seruan Jihad fi sabilillah sesuai dengan konteks keadaan. NU yang mengambil keputusan Resolusi Jihadnya melalui rapat konsul-konsul se Jawa dan Madura, sekaligus menjadi keputusan Muktamar di Purwokerto berjihad untuk kepentingan bangsanya Selain itu terdapat penemuan data yang menujukan bahwa Resolusi Jihad benar-benar menjadi faktor penentu berlanjut atau tidaknya kemerdekaan Indonesia. Namun, pengorbanan itu ternyata tidak mendapatkan penghargaan yang memadai. Justru peran NU terutama dalam Resolusi Jihad, termasuk banyak dukungan NU terhadap kedaulatan dan persatuan bangsa disembunyikan dari catatan sejarah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar